KHUTBAH IDUL ADHA 1442 H "KEISTIMEWAAN NABI IBRAHIM AS"

 


M. Adriani Yulizar, MA

 

الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر ولله الحمد

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِىْ جَعَلَ الْاِسْلَامَ طَرِيْقًا سَوِيًّا، وَوَعَدَ لِلْمُتَمَسِّكِيْنَ بِهِ  طريقا مستقيما.

اَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةَ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مَّقَامًا وَأَحْسَنُ نَدِيًّا.

وَأَشْهَدُ أَنَّ محَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمُتَّصِفُ بِالْمَكَارِمِ كِبَارًا وَصَبِيًّا.

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ كَانَ صَادِقَ الْوَعْدِ وَكَانَ رَسُوْلاً نَبِيًّا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أجمعين، أَمَّا بَعْدُ

فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، اُوْصِيْنِيْ نَفْسِىْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

قَالَ اللهُ تَعَالَى: يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

وقال أيضا : ¨bÎ) zOŠÏdºtö/Î) šc%x. Zp¨Bé& $\FÏR$s% °! $ZÿŠÏZym óOs9ur à7tƒ z`ÏB tûüÏ.ÎŽô³ßJø9$# ÇÊËÉÈ  

 

            "Allahu akbar, Allahu akbar, walillaahilhamd".

            Ma'asyiral muslimin wal muslimat rahimakumullah

            Pada hari ini kita kembali mengumandangkan kalimat-kalimat thoyyibah: Takbir, Tahmid, dan Tahlil; mengagungkan, memuja, mensucikan asma Allah, Tuhan semesta alam, memuja kebesaran dan keagungan-Nya. Ratusan juta umat Muhammad saw sedunia, serentak memuja Allah swt Tuhan yang maha esa, Tuhan yang tak ada sekutu baginya.

            Alangkah bangganya kaum muslimin pada pagi hari yang cerah ini, yang diikat oleh rasa persatuan dan kesatuan serta persamaan hak, berdiri, berbaris dalam satu shaf,  mengibarkan panji-panji tauhid, mengumandangkan seruan takbir.

            "Allahu akbar, Allahu akbar, walillaahilhamd".

            Nabi Ibrahim adalah Nabi yang Allah berikan keistemewaan yang besar, beliau adalah Imam (Pempimin), Ummah (teladan) hanif, tunduk  kepada Allah, seluruh nabi dan rasul setelahnya, bernasab kepada Nabi Ibrahim dan seluruh penganut syariah (Islam, Nashrani dan Yahudi) beriman kepadanya.

 

Tidak kurang milyaran manusia penganut agama Yahudi, Nasrani dan Islam mengagungkan Nabi Ibrahim as., Al-Qur’an menyifati Nabi Ibrahim, dalam firman Allah Swt:

¨bÎ) zOŠÏdºtö/Î) šc%x. Zp¨Bé& $\FÏR$s% °! $ZÿŠÏZym óOs9ur à7tƒ z`ÏB tûüÏ.ÎŽô³ßJø9$# ÇÊËÉÈ  

Sesungguhnya Ibrahim adalah umat (yakni sosok yang penuh keutamaan dan keteladanan) lagi patuh kepada Allah dan hanif. dan sekali-kali bukanlah Dia Termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan).

 

Ini mengisyaratkan bahwa beliau menyandang demikian banyak sifat terpuji dan tidak dapat disandang kecuali sosok manusia yang mempunyai keutamaan-keutamaan, yang selalu dikenang dan abadi disepanjang sejarah

 

Ibrahim dan keturunannya terbukti dalam sejarah manusia menjadi cerita yang indah, yang berisi keberanian mempertahankan ketauhidan, ketabahan menjalankan perintah Allah,  Allah memberikan predikat kepada Ibrahim dan keturunannya.

 

واجعل لي لسان صدق في الآخرين ) أي : واجعل لي ذكرا جميلا بعدي أذكر به ، ويقتدى بي في الخير Asy-Syuara: 84)

 

Pertama, “Bapak Tauhid”, Ibrahim datang mengumandangkan bahwa Tuhan yang disembahnya adalah Tuhan seluruh alam, bukan Tuhan satu ras dan bangsa, bukan pula Tuhan yang terbatas untuk satu masa tertentu saja.

 

Dia (Allah) bukanlah Tuhan yang sifat-sifat-Nya hanya monopoli pengetahuan para pemuka agama, atau hanya dapat dihubungi oleh mereka atau dengan perantaraan pemuka-pemuka agama itu, tetapi Dia Allah Tuhan manusia seluruhnya secara universal, semua makhluk berhak meminta dan bermohon kepada Allah Swt.

 

Kedua, Penyempurna Perintah Allah, Ibrahim sosok yang menjadi teladan umat, berbagai perintah Allah beliau laksanakan untuk mendapat keridhaan Allah.

Allah berfirman:

ÏŒÎ)ur #n?tFö/$# zO¿Ïdºtö/Î) ¼çmš/u ;M»uKÎ=s3Î/ £`ßg£Js?r'sù ( tA$s% ÎoTÎ) y7è=Ïæ%y` Ĩ$¨Y=Ï9 $YB$tBÎ) ( tA$s% `ÏBur ÓÉL­ƒÍhèŒ ( tA$s% Ÿw ãA$uZtƒ Ïôgtã tûüÏJÎ=»©à9$# ÇÊËÍÈ  

Nabiyullah Ismail yang masih bayi, ditinggal beserta ibunya di Lembah Bakka yang sekarang berganti nama Makkah al-Mukarramah. Bakka artinya menangis, siapapun akan menangis berada di tempat itu. Tapi karena Allah yang menyuruh, Nabi Ibrahim pun pasrah kepada Allah.

 

Ketika Ismail dewasa, Ibrahim mendapatkan wahyu dari Allah melalui mimpi, menyembelih anaknnya, betapa bergejolaknya hati seorang ayah, diperintahkan untuk menyembelih anaknya yang sudah dewasa, pandai dan taat kepada kedua orang tua, namun karena perintah Allah swt, Ibrahim menyempurnakan perintah tersebut.

 

Ketiga, Ulil Aidi (Ibrahim dan keturunannya mempunyai karya besar dalam sejarah manusia)

öä.øŒ$#ur !$tRy»t7Ïã tLìÏdºtö/Î) t,»ysóÎ)ur z>qà)÷ètƒur Í<'ré& Ï÷ƒF{$# ̍»|Áö/F{$#ur ÇÍÎÈ  

dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya'qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi.

 

Refleksi karya besar perjalanan Nabi Ibrahim masih terkenang dan menjadi saksi hidup perjalan Ibrahim dan keturunannya, kita saksikan Ka’bah, Masjidil Haram, sumur zamzam, Maqam Ibrahim, Mas’a (tempat sa’i antara Bukit Shafa dan Marwa), Padang Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah, Mina, Masjid Tan’im, Masjid Ji’ranah dan sebagainya.

Ibrahim mencontohkan kepada kita, untuk berkarya dan meninggalkan karya besar untuk kemanfaatan manusia, karya yang akan dikenang dan bahkan akan dicatat disisi Allah.

 

$¯RÎ) ß`øtwU ÌÓ÷ÕçR 4tAöqyJø9$# Ü=çGò6tRur $tB (#qãB£s% öNèdt»rO#uäur 4 ¨@ä.ur >äóÓx« çm»uZøŠ|Áômr& þÎû 5Q$tBÎ) &ûüÎ7B ÇÊËÈ  

Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).

 

Rasulullah Saw juga menjelaskan karya besar manusia yang menjadi amal jariah setelah kematian manusia:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم (إذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إلاَّ مِنْ ثَلاَثَةِ: إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ) رواه البخاري

Rasulullah Saw bersabda: Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah pekerjaanya di dunia ini, kecuali ada tiga, 1) Shadaqah Jariah 2) Ilmu yang bermanfaat 3) Anak yang shaleh, selalu mendoakan kedua orang tuanya. (HR. Bukhari)

Ibrahim dan para Nabi dan Rasul telah wafat, ribuan bahkan jutaan abad yang lalu, namun nama besar dan kenangan yang diwariskan kepada kita masih kita kenang, Nabi Ibrahim dan Muhammad Saw kita kenang dan kita doakan dalam shalawat dan salam ketika kita shalat.

Umur dan usia manusia terbatas, tetapi amal shaleh dan kebaikan tetap dikenang sampai akhir kapan pun. Imam Asy-Syaiqi mengatakan:

فاصنع لنفسك قبل موتك ذكرها فالذكرى للإنسان عمرٌ ثانٍ

Sebelum ajal tiba, buatlah karya dan kenangan terbaik, sebab kenangan yang baik bagi manusia adalah umur kedua.

Keempat; (Ulil Abshar) Ibrahim dan keturunannya adalah kaum intelektual di masanya

Nabi Ibrahim melaihat kaumnya telah dalam kebohongan, karena melakukan sesuatu yang bertentangan dengan dengan akal sehat, meraka juga telah melakukan kesesatan, karena menyembah berhala-berhala yang tidak layak dipertuhankan.

Nabi Ibrahim berkesimpulan seperti itu, karena dia telah mendapatkan petunjuk dari Allah dan Allah telah memberinya keyakinan yang lurus lagi benar, dengan memperlihatkan kepadanya tanda-tanda keagunangan-Nya di langit dan di bumi

šÏ9ºxx.ur ü̍çR zOŠÏdºtö/Î) |Nqä3n=tB ÏNºuq»yJ¡¡9$# ÇÚöF{$#ur tbqä3uÏ9ur z`ÏB tûüÏYÏ%qßJø9$# ÇÐÎÈ  

dan Demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (kami memperlihatkannya) agar Dia Termasuk orang yang yakin.

Dalam berdebat dengan kaumnya, Ibrahim menggunakan bahwa bahasa yang indah, dan logika yang teratur.

y7ù=Ï?ur !$uZçF¤fãm !$yg»oYøŠs?#uä zOŠÏdºtö/Î) 4n?tã ¾ÏmÏBöqs% 4 ßìsùötR ;M»y_uyŠ `¨B âä!$t±®S 3 ¨bÎ) š­/u íOÅ3ym ÒOŠÎ=tæ ÇÑÌÈ  

dan Itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha mengetahui.

Marilah kita akhiri ibadah ied adha pada hari ini  ini dengan berdoa dengan ikhlas, khusyu' dan tawadhu'.

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ جَمِيْعَ وُلاَةَ الْمُسْلِمِيْنَ، وَانْصُرِ اْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَهْلِكِ الْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِيْنَ وَأَعْلِ كَلِمَتَكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ

Ya Allah yang Maha pengasih, yang Maha lembut…kami tidak pernah sanggup menghitung karuniaMu yang telah Engkau berikan kepada kami, seperti kami tidak pernah sanggup menghitung berapa banyak kedurhakaan kami kepadaMu. Seharusnya kami patuh pada perintahMu, tapi kami lebih sering durhaka. Seharusnya kami  jauhi laranganMu, tapi kami lebih sering mengikuti hawa nafsu

 

Ya Allah yang Maha pengampun, tidak ada yang mampu mengampuni dan menutupi semua dosa kami selain Engkau. Engkaulah Penguasa segalanya. Ampunilah dosa-dosa kami, dosa-dosa yang berserakan di sepanjang hidup kami…Ampuni kelalaian kami mengingatMu…

 

            Ya Allah, dengan karuniamu yang luas, berikan anugrah kesehatan dan keafiyahan kepada kedua orang tua kami,  berikan  kekuatan beramal shaleh kepada mereka yang masih hidup…Ya Allah, izinkan kami untuk berbakti sebaik mungkin kepada mereka hingga kehidupan kami berakhir di dunia ini.

            Ya Allah, berikanlah kemaafan dan rahmatmu kepada kepada kedua kedua orang tua kami yang telah mendahului kami, berikanlah ketenangan dan kenikmatan kepada mereka sesuai dengan amal ibadah yang meraka lakukan sewaktu masih di dunia.

 

            Ya Allah, Tuhan yang Maha mendengar dan Maha melihat…karuniakanlah kepada kami pemimpin-pemimpin yang tidak pernah takut kecuali kepadaMu. Berikan hidayah kepada mereka untuk selalu beribadah dan menegakkan ketetapanMu…Karuniakanlah kepada kami para pemimpin yang memimpin kami dengan cinta, yang tulus memimpin untuk kebaikan kami di dunia dan akhirat

            Ya Allah, Zat Yang Maha Mengabulkan doa kabulkanlah doa kami, perkenankanlah permintaan kami. Kami adalahlah hamba-Mu yang lemah, harapan kami hanya kepadaMu, Engkau Maha Mendengar, Engkaulah Penguasa satu-satunya Yang Haq, Engkaulah sebaik-baik Pemberi yang diharap.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.  وصلى الله على نبينا محمد وسلم والحمد لله رب العالمين.


BIO DATA

 

 


 

 

Nama                              : M. Adriani Yulizar, MA

Tempat, Tgl Lahir          : Tanjung, 15 Juni 1972

Pekerjaan                        : 1. Dosen UIN Antasari dan UM Banjarmasin

                                        2. Wakil Rektor 2 Universitas Muhammadiyah

                                            Banjarmasin (UMB) 2020-2024

Pendidikan Terakhir       : S2 Universitas Kebangsaan Malaysia

                                        (UKM) lulus Tahun 2006

Alamat Rumah               : Komplek Griya Pemurus Indah Blok H.

                                        No. 8 Kertak Hanyar Km. 7

Aktivitas di Organisasi

Muhammadiyah.             :  1. Ketua IMM  Cabang Kota Banjarmasin

                                            Tahun 1995

                                          2. Ketua Majelis Pustaka dan Informasi

                                            PWM Kalsel 2010-2015

                                         3. Wakil Sekretaris PWM Kalsel

                                             2015-2022.

Posting Komentar